Feeds:
Posts
Comments

Archive for January, 2008

Doaku: Seperti doa sebelumnya…

Kemarin malam kejadian lucu saya alami. Sadar kalau itu lucu setelah saya mengingatnya kembali.

Jam dinding sudah mengisyaratkan hampir tengah malam. Kepala saya dari sore sudah pening, pusing ditambah ngantuk. Ya Allah, aku belum sholat… Saya segera bergegas mengambil wudlu dan melaksanakan Isya’.

Seperti biasa, setelah selesai sholat dilanjutkan dengan berdoa. Tapi kepala ini sudah beraaaaaattt rasanya. Nggak berdoa, sayang. Akhirnya dengan sedikit berkonsentrasi (karena memang sudah susah untuk khusu’) saya munajad dan berdoa: Ya Allah, aku berdoa seperti doaku di sholat maghrib tadi. Amiiinnn.

Mungkin rekan-rekan pernah mengalami hal serupa. Lesson learn-nya adalah:

  • Jangan menunda sholat
  • Jangan menunda sholat
  • Jangan menunda sholat

Mudah-mudahan besok lebih baik dari hari ini.

Advertisements

Read Full Post »

Penghormatan

Beberapa hari ini banyak liputan di televisi tentang sakitnya Pak Harto. Cuman yang rada mengganjal di hati adalah mereka memanggil mantan presiden kedua ini hanya dengan sebutan nama saja. Suharto, alih-alih Pak Suharto atau Pak Harto. Bagi saya ini rada kurang enak didengar. Mengapa kita tidak memberikan penghormatan kepada orang yang lebih tua? Terlebih lagi beliau adalah mantan presiden kita. Terlepas apa status hukumnya.

Bagi saya, yang mungkin kental dengan adat jawa, memanggil kepada orang yang jauh lebih tua dengan hanya sebutan nama adalah hal yang kurang pantas. Rasanya sebagian besar dari kita juga demikian kan? Karna memang ini adat ketimuran kita.

Kalau mereka tidak menghormati Pak Harto karena kesalahannya di masa lampau dan ketidakberdayaannya di masa sekarang, menurut saya mereka ini termasuk orang yang pengecut.

Pak Harto juga manusia,
punya salah, punya hati…

Read Full Post »

Teman…

Orang bijak berkata, “Banyak teman adalah separo dari keberhasilan” [Anda termasuk orang bijak kan? Saya sih iya, karena taat bayar pajak. Garing ah]. Oleh karena itu, perbanyaklah teman.

Sebenarnya saya cuman ingin meng-upload foto ini saja. Request dari Zaki. Ini adalah foto pas nikahan saya bersama teman kerja di Indocisc. Hampir setahun yang lalu. Nih Zak fotonya…


[Dari kiri: Zaki, Yanto, Hargidi, Mas Andika, Pak BR, Anglingdarmo, Kendedes, istri Mas Andika, Iffata, Nur, Bu Dian, Yan, Indra, Fikri. Yang keliatan sedikit itu ibunya Anglingdarmo]

Merekalah guru saya dalam bekerja. Banyak yang saya pelajari dari mereka. Dan yang paling berharga adalah kekompakan, integritas dan semangat kerja yang benar-benar terpupuk dalam keseharian.

Read Full Post »

Hari Senin ini adalah hari pertama kerja di Tahun 2008, setelah cuti akhir tahun. Duduk di meja kerja langsung saya nyalakan komputer dan buka Outlook. Saya awali hari dengan membuat target-target yang harus saya lakukan di hari ini. Saya buat sederhana di bagian Tasks di Ms Outlook. Ada beberapa hal tertunda yang harus segera saya lakukan dan selesaikan hari ini.

Eh, ternyata dari sekian to do list yang saya buat, ada beberapa yang belum terlaksana juga sampai waktu pulang kerja tiba. Yah, terpaksa mundur besok deh. Tidak selesainya target ini sebabkan banyak email dan telepon yang harus saya jawab. Selain itu, saya tadi mengantar istri ke dokter kandungan. Cek rutin. Biasanya sih sendiri saja, tapi karena sudah kandungan tua, saya tidak tega membiarkan istri pergi sendirian. Yah, family first, itu yang sering diutarakan manajemen di tempat kerja saya.

Oh ya, target (kerja) di 2008 belum saya bikin. Nunggu arahan dari leader dan manajemen. Karena sebagai kaum buruh, saya harus align dengan mereka. 😦

Read Full Post »

Untuk kesekian kalinya saya nonton Extravaganza di Transtv. Seperti sebelum-sebelumnya, lawakan yang dibawakan oleh Tora, Aming, Mieke, dkk ini belum bisa membuat saya tertawa seperti penonton di studio. Aneh ya? Ngga jg ah. Dari awal-awal acara ini muncul, saya kurang terhibur dengan banyolan-banyolannya.

Salah satu penyebabnya adalah banyolan yang mereka tampilkan mudah ditebak. Waktu jaman masih SMP, saya gemar membaca buku-buku sejenis Humor Mahasiswa. Adegan dan banyolan di Extravaganza tsb banyak mengambil ide dari buku-buku tsb (ini menurut pendapat saya lho). Jadi ya… ngga bisa ngakak, lha wong saya sudah tau (arah) banyolan itu.

Menurut saya, saraf lucu kita ini bisa dirangsang melalui 3 hal: ucapan, gerak badan dan perpaduan keduanya. Ini lah yang menjadi aliran dagelan saat ini. Coba kita telaah (mumpung ngelantur, jadi sekalian saja).

Yang pertama, melalui ucapan atau perkataan. Dagelan ucapan ini dibagi menjadi 2. Dagelan ucapan langsung dan tidak langsung. Wah, ada-ada saja ya ngelanturnya? Dagelan ucapan langsung ini sering kita temukan di lawakan-lawakan tv lokal. Tukul Arwana contohnya, dia banyak memberikan dagelan melalui ucapan. Dan rajanya adalah Komeng. [Belum ada yang ngalahin dia dalam hal celoteh]. Sedangkan dagelan ucapan tidak langsung dicontohkan oleh serial Friends. Serial komedi yang dilakoni oleh Jennifer Aniston dkk ini menggunakan metoda dagelan ucapan tidak langsung. Apa perbedaan menyolok antara dagelan ucapan langsung dan tak langsung? Anda pasti sudah tau kan…

Nah, jenis dagelan yang kedua adalah dagelan lewat gerak badan. Contoh paling gampang adalah Mr Bean. Dengan sedikit kata dan ucapan, serial dan filemnya membuat saya ngakak. Jenis dagelan terakhir adalah perpaduan keduanya. Ini yang paling banyak dan sering digunakan oleh pelawak lokal.

Mengenai Extravaganza, saya salut dan suka dengan orang-orangnya (khususnya si Mieke dan Aming). Juga cara mereka mengemas tontonan. Meskipun saya tidak suka banyolannya. Hehehehehe.

Read Full Post »

Lubang Hitam

Pernah dengar lagu yang ini?

Di suatu hari,
Ku duduk sendiri,
Di pucuk cemara,
Ku termenung, kujilat angkasa…

Ini lagunya lagi yang bertajuk Trauma

Sepinya hidup dalam penjara,
Rasa sesal dan rasa bersalah…

Anda benar, itu lagu yang dipopulerkan oleh God Bless. Saya termasuk yang suka ngupingin lagu-lagu band yang mempopulerkan Semut-Semut Hitam ini.

Yah, suatu kejadian yang mungkin bisa merenggut Anda dari kehidupan. Kerja, keluarga, teman, dan semuanya. Pernahkan membayangkannya? Seperti halnya pentolan rocker kita yang menyanyikan lagu di atas. Sekarang dia tinggal dalam penjara, untuk sementara tidak bisa menjilati angkasa lg, tapi dia masih bisa merenung. Merenungi kealpaan yang telah diperbuatnya.

Mungkin dia ini terlalu lama hidup di Belanda, yang menurut kabar burung di sana menghirup marijuana tidak dilarang. Di Indonesia? Jelas suatu tindakan ilegal. Jadi ingat, hati-hati dalam berjalan dan menjalani kehidupan ini. Jangan karena menuruti kesenangan sesaat dan menempuh jalan pintas, kita terperosok ke dalam lubang hitam. Semoga kita semua terhindar dari lubang tersebut. Amien.

Read Full Post »

Hari pertama di tahun baru ini terasa sepi. Barusan ke barbershop mau potong rambut, eh, satpam di situ bilang bahwa kolam renang, barbershop, dan snackbar baru buka jam 2 siang. “Mungkin habis tahun baruan semalam Pak”, satpam memberi penjelasan. Yaahhh… kesel saya jadinya. Sudah dua hari ini tertunda potong rambut.

Saya sendiri termasuk orang yang tidak terlalu mengistimewakan malam tahun baru. Paling malas kalau diajakin acara tahun baruan, kecuali kepepet, hehehehe. Semalam sebenarnya ada acara tahun baruan yang diadakan di dalam camp. Kalau tahun kemarin acaranya diisi band lokal Pekanbaru dan artis dari Jakarta (saya lupa siapa artisnya, kalau ngga salah Padhyangan). Selain itu ada acara dansa-dansi, maklum orang-orang tua semua yang dateng. Nah, tahun ini saya absen, pertama karena udah kecapean, kedua karena istri sedang hamil tua. Artis dari Jakarta yang mengisi acara tahun baruan di Camp Rumbai semalam adalah Wong Pitoe. Itu menurut spanduk yang terpasang.

Selamat Tahun Baru 2008 buat semua. Semoga di tahun 2008 ini, kita lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Barusan orang Alcatel nelpun, mau ngajak ke Minas… Hiks, ngga jadi deh bermalas-malasan di kasur. Padahal mata sudah 5 watt. Tidur dulu bentar ah, lumayan lah 20 menit jg.

Gambar dr: http://agrowknowledge.org/about/news/ArchivedNews.asp

Read Full Post »