Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘sholat’

Seperti yg saya janjikan sebelumnya, saya ingin menulis ttg adek saya sendiri. Bukan punya maksud lain, hanya karena merasa apa yg ada di adek saya saat ini hampir sama dengan saya kira2 10 tahun yll.

Saya menghabiskan banyak waktu bersama, saya, Dek Ugrah, Nadine dan istri. Mulai dari maen Counter Strike, maen ding-dong, jalan ke mall, maen ke Dumai, sampe maen ke Bukittinggi [saya memang sengaja mengambil cuti 2 minggu khusus untuk maen dengan Dek Ugrah dan keluarga). Dari situ saya banyak mengamati adek saya. Mulanya hanya karena rasa kangen saja. Tapi lama-kelamaan keliatan sifat dan nilai yg menonjol di Dek Ugrah ini.

Anugrah & Andhi

Anugrah & Andhi

Berikut ini beberapa nilai dan sifat yg ditunjukkan Dek Ugrah yg membuat saya semakin bangga kepada dia. Mudah2an nilai2 yg baik ini selalu ada padanya.

1. Kritis

Nilai pertama yg saya tangkap dari Dek Ugrah adalah kritis. Pada saat saya jemput dia dari Bandara Sultan Syarif Kasim II menuju Rumbai dia banyak bertanya ttg Pekanbaru. Kotanya kok kayak gini ya Mas? Padahal tanah Riau ini kaya… Kok cuman gini ya? Saya menjawab, Kotanya memang biasa aja Dek.. Tapi, mobil pejabat dan orang Pemda-nya mantabs punya.

2. Disiplin

Satu yg saya suka dari Dek Ugrah adalah sholatnya lebih tepat waktu dari saya (akhir2 ini saya rada kurang memegang waktu sholat). Meskipun dia bangunnya siang mulu waktu di rumah, tapi Dek Ugrah sudah Sholat Subuh dan kemudian tidur lg.

Lunch di Rice Bowl - SKA Mall, Pekanbaru

Lunch di Rice Bowl - SKA Mall, Pekanbaru

3. Sederhana

Hal lain yg membuat saya kagum adalah kesederhanaannya dan tidak berlebihan. Suatu hari dia saya ajak ke sebuah supermarket untuk beli buah dan Milo. Dek, ambil buah yg kamu suka, kata saya. Eh, dia hanya ngambil Sunkist 3 biji, dan anggur merah satu bungkus kecil. Saya bilang lg ke dia, ambil lg, nanti kurang lho… Engga ah Mas, di kulkas masih ada makanan. Sayang nanti kebuang, Jawab Dek Ugrah.

Dek Ugrah jg menolak saya beliin celana baru dan lebih memilih celana saya yg sudah ndak muat lg perutnya di saya (tp pas di Dek Ugrah). Memang celana tsb boleh dibilang masih bagus dan baru. Oh ya, satu lg. Kalau sholat di rumah, Dek Ugrah selalu pake sarung. Celananya dicopot semua (termasuk yg dalem lho, heheheh). Yg terakhir ini persis saya jaman dulu.

Bersambung…

Dek Ugrah & My fam @ Mak Uneh, Pekanbaru

Dek Ugrah & My fam @ Mak Uneh, Pekanbaru

Advertisements

Read Full Post »

Doaku: Seperti doa sebelumnya…

Kemarin malam kejadian lucu saya alami. Sadar kalau itu lucu setelah saya mengingatnya kembali.

Jam dinding sudah mengisyaratkan hampir tengah malam. Kepala saya dari sore sudah pening, pusing ditambah ngantuk. Ya Allah, aku belum sholat… Saya segera bergegas mengambil wudlu dan melaksanakan Isya’.

Seperti biasa, setelah selesai sholat dilanjutkan dengan berdoa. Tapi kepala ini sudah beraaaaaattt rasanya. Nggak berdoa, sayang. Akhirnya dengan sedikit berkonsentrasi (karena memang sudah susah untuk khusu’) saya munajad dan berdoa: Ya Allah, aku berdoa seperti doaku di sholat maghrib tadi. Amiiinnn.

Mungkin rekan-rekan pernah mengalami hal serupa. Lesson learn-nya adalah:

  • Jangan menunda sholat
  • Jangan menunda sholat
  • Jangan menunda sholat

Mudah-mudahan besok lebih baik dari hari ini.

Read Full Post »

Bahagia ku

Waktu-waktu apa yang Anda merasa paling bahagia, tenang dan damai saat ini? Tidak usah banyak merenung dan berfikir terlalu lama. Kalau dalam waktu 1 menit Anda belum bisa menemukan satu jawabanpun, sebaiknya segera mengunjungi psikiater. Hahahaha. Just kidding…

Kalau saya sendiri, ada dua waktu dimana saya merasa sangat tenang, damai dan bahagia. Yakni pada saat bercanda-ria dengan keluarga (istri, ayah, ibu dan adek-adek) dan pada waktu saya sholat. Saya nggak tau alasannya apa, tapi yang jelas, ada yang beda pada saat-saat itu.

Bercengkrama dengan orang-orang yang saya cintai membuat hati ini tentram. Ayah, ibu dan adek-adekku saat ini jauh di Sidoarjo. Yah benar, kota yang terkenal dengan mud flow-nya. Jadi sekarang ya sama istri saja. Aku suka kalau dengar dia tertawa, lucu. Hehehehe. Jadi sering saya godain dia. Senda-gurau itulah yang membuat saya merasa bahagia dan damai. Apalagi saat memeluknya… Tuh, dia menyapa. Hobinya belanja, apalagi kalau udah ada tulisan discount (dasar wanita, heuh). [Ini juga udah siap-siap mau belanja, mau nyari box bayi]

Sedangkan pada saat sholat, saya merasa mendapat ketenangan dan ketentraman di hati. Senang sekali rasanya. Padahal cuman sekitar 5 menit. Tentunya pada saat sholat yang rada tenang. Saya tidak bisa mengatakan khusu’, karena saya belum tau bagaimana sholat yang khusu’ itu.

Read Full Post »