Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘Ide’ Category

Hufff…

Bangun pagi td rasanya lebih segar dari biasanya. Semalem abis dipijit Mbok Murah seh… Memang, saya ini termasuk orang yang doyan pijit. Rutin sebulan sekali saya memanggil tukang pijit ke rumah. Kebiasaan ini sebenarnya sudah saya lakukan sejak jaman masih kuliah di Bandung. Langganan saya di sana adalah Mbah Pijit (saya menyebutnya demikian) yang rumahnya di daerah Kampus Unpar Bandung. Beliau ini tukang pijit yang bersertifikat dari pemerintah. Ini saya temukan dari pajangan-pajangan di dinding rumahnya. Pokoknya uenak tenan dech, kalau mau dan tertarik, saya bisa berikan nomor telepon rumahnya. Sekali pijit, saya bayar 20 ribu. Ini harga khusus untuk saya waktu jaman mahasiswa lho. Kalau orang lain 50 ribu. Bagi saya 20 ribu waktu itu masih terasa mahal, itu jatah makan untuk 3 hari. Tapi karena saya doyan… yah, berkorban lah.

Selain makanan jawa timuran (rujak cingur, lontong balap, bebek goreng, dll), yang saya cari pertama kali adalah tukang pijit, jika datang ke daerah baru. Waduh, nulis makanan jawa timuran membuat saya kangen rumah neh. [Di Pekanbaru sampai saat ini saya belum menemukan yang jualan rujak cingur atau makanan jawa timuran lainnya. Eh, kalau nasi bebek udah ding. Mungkin saya harus lebih gencar lagi mencari info]. Tahun depan saya akan pindah lokasi kerja di Duri. Mulai sekarang saya sudah mencari info ttg keberadaan tukang pijit yang enak. Hahahahaha. Persiapan euy.

Sebenarnya salah satu impian saya dari dulu, ingin membuat rumah pijit. Yaaahhh.. konsepnya saya ingin memadukannya dengan klinik dokter. Sebelum dipijit, orang yang datang akan dicek dulu tensi darahnya, berat badan dll. Jadi orang yang datang bisa memilih juga, mau ke dokter saja atau sekalian dipijit. Atau mungkin konsepnya rumah pijit keluarga? Bapak dan ibunya pijit, anak-anaknya ada tempat bermain. Mudah-mudahan seh bisa kesampaian. Kalau iya kan gampang kalau saya mau pijit. Gak perlu manggil tukang pijit lagi. Hehehehe.

Advertisements

Read Full Post »